Ringkas
Universitas kerja sama Tiongkok-asing adalah kampus yang didirikan bersama oleh universitas Tiongkok dan universitas asing, dan disetujui Kementerian Pendidikan China. XJTLU, contoh terbesarnya, menyatakan mahasiswa sarjananya memperoleh dua gelar, yaitu gelar XJTLU dari Kementerian Pendidikan China dan gelar dari University of Liverpool, serta menawarkan sekitar 100 program yang seluruhnya diajarkan dalam bahasa Inggris kecuali mata kuliah umum dan dasar. Untuk penerimaan 2026, entri Indonesia pada daftar kualifikasinya meminta SMA dengan rata-rata 70 sampai 80 persen pada mata pelajaran relevan di rapor tiga tahun dan ujian akhir sekolah, ditambah Ijazah resmi, dengan IELTS 5,0 atau TOEFL 62 iBT bagi pelamar yang belum pernah studi dalam bahasa Inggris. Dua hal tidak berlaku umum: tidak semua kerja sama Tiongkok-asing berbahasa Inggris, dan tidak semuanya berupa kampus mandiri.
Poin penting
- XJTLU menyatakan mahasiswa sarjananya memperoleh dua gelar, dari Kementerian Pendidikan China dan dari University of Liverpool; mahasiswa pascasarjana menerima gelar University of Liverpool yang diakui Kementerian Pendidikan.
- XJTLU menyatakan sekitar 100 programnya seluruhnya diajarkan dalam bahasa Inggris kecuali mata kuliah umum dan dasar.
- Untuk penerimaan 2026, entri Indonesia meminta SMA dengan rata-rata 70 sampai 80 persen pada mata pelajaran relevan di rapor tiga tahun dan ujian akhir sekolah, ditambah Ijazah resmi.
- Aturan umum tahun pertama berbunyi pelamar biasanya diharapkan memiliki rata-rata minimal B pada seluruh mata pelajaran maupun mata pelajaran relevan; frasa biasanya diharapkan adalah milik kampusnya.
- Masuk tahun kedua dimungkinkan dengan A-level BBB, IB 30 poin, atau kombinasi AP, SAT, atau ACT tertentu, dengan syarat bahasa Inggris yang lebih tinggi, yaitu IELTS 6,5 atau TOEFL 90 iBT.
- Daftar resmi Kementerian Pendidikan China memuat lembaga dengan mitra Prancis, Jerman, dan Rusia, dan sebagian entri berupa sekolah di dalam universitas Tiongkok, sehingga patungan bukan satu kategori tunggal.
Apa sebenarnya universitas patungan itu
Istilahnya dalam bahasa Inggris adalah Sino-foreign cooperative university, dan contohnya yang paling besar menjelaskan dirinya sendiri dengan cukup jelas. Xi'an Jiaotong-Liverpool University, atau XJTLU, menyebut dirinya universitas usaha patungan internasional yang didirikan oleh Xi'an Jiaotong University di China dan University of Liverpool di Inggris, dan menyatakan bahwa sebagai universitas kerja sama Tiongkok-asing yang independen, ia adalah yang terbesar di antara universitas semacam itu yang disetujui Kementerian Pendidikan di China.
Dua kata di kalimat itu menentukan seluruh isi artikel ini. Independen berarti ia berdiri sebagai universitas, bukan sebagai program di dalam kampus lain. Disetujui Kementerian Pendidikan berarti keberadaannya terdaftar pada sistem resmi China, dan daftar itu dapat Anda buka sendiri.
Satu hal perlu dinyatakan sejak awal. Universitas patungan bukan satu produk tunggal dengan satu bahasa pengantar dan satu bentuk, dan bagian keempat artikel ini menunjukkan mengapa, dengan contoh dari daftar resmi itu sendiri.
Dua gelar, dan siapa yang menerbitkannya
Susunan gelarnya berbeda antara jenjang sarjana dan pascasarjana. XJTLU menyatakan mahasiswa sarjananya memperoleh dua gelar: gelar XJTLU dari Kementerian Pendidikan China, dan gelar dari University of Liverpool. Untuk jenjang pascasarjana susunannya berbeda, yaitu mahasiswa menerima gelar University of Liverpool yang diakui Kementerian Pendidikan.
XJTLU juga menyatakan seluruh programnya diakreditasi dan dimoderasi oleh University of Liverpool. Pernyataan itu menjelaskan hubungan antara kedua institusi, dan tidak menyatakan apa pun tentang perlakuan gelarnya di negara ketiga.
Satu batas perlu dinyatakan tegas di sini. Artikel ini tidak menyatakan bagaimana gelar tersebut akan diperlakukan dalam penyetaraan ijazah di Indonesia. Itu keputusan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dan pertanyaan itu layak Anda ajukan kepada kementerian sebelum memilih program, bukan setelah lulus.
Bahasa pengantarnya, beserta pengecualian yang disebut kampusnya sendiri
XJTLU menyatakan saat ini menawarkan kurang lebih 100 program gelar di bidang sains, teknik, bisnis, keuangan, arsitektur, perencanaan kota, bahasa, dan budaya, dan seluruhnya diajarkan dalam bahasa Inggris kecuali mata kuliah umum dan dasar.
Kalimat itu perlu dikutip lengkap dengan pengecualiannya. Yang dijanjikan bukan kampus tanpa bahasa Mandarin sama sekali, melainkan program gelar yang pengajarannya berbahasa Inggris, dengan sebagian mata kuliah umum dan dasar di luar itu. Bagi keluarga yang memilih China justru karena tidak ingin menempuh jalur Mandarin, perbedaan itu layak ditanyakan secara spesifik kepada program yang Anda tuju: mata kuliah mana yang termasuk umum dan dasar, dan dalam bahasa apa keduanya berjalan.
Patungan tidak berarti berbahasa Inggris, dan tidak berarti kampus mandiri
Kementerian Pendidikan China menerbitkan daftar lembaga dan program kerja sama penyelenggaraan pendidikan Tiongkok-asing untuk jenjang sarjana. XJTLU tercantum di sana, dan begitu pula University of Nottingham Ningbo. Daftar itu juga menunjukkan dua hal yang mematahkan penyamarataan.
Pertama, mitra asingnya tidak selalu berbahasa Inggris. Pada daftar yang sama terdapat, misalnya, sekolah teknik Paris Curie di Beijing University of Chemical Technology, lembaga kerja sama Tiongkok-Jerman di Zhejiang University of Science and Technology, dan sebuah lembaga kerja sama transportasi dengan mitra Rusia di Beijing Union University. Kerja sama Tiongkok-asing karena itu bukan sinonim dari kuliah berbahasa Inggris.
Kedua, tidak semuanya berupa kampus yang berdiri sendiri. Sebagian entri pada daftar itu adalah sekolah atau fakultas di dalam universitas Tiongkok, dan namanya memperlihatkan hal itu secara langsung: Beijing-Dublin International College berada di dalam Beijing University of Technology, Queen Mary School di dalam Beijing University of Posts and Telecommunications, dan ada pula sekolah gabungan dengan University of Leeds di dalam University of Science and Technology Beijing.
Satu catatan tentang cara artikel ini memakai daftar tersebut. Artikel ini tidak menyatakan berapa banyak entri yang ada, berapa yang berbahasa Inggris, atau berapa yang berupa sekolah di dalam kampus. Daftarnya panjang, berbahasa Tiongkok, dan menggabungkan lembaga dengan program dalam satu tabel bertanda tiga jenis, sehingga angka apa pun yang disebut di sini tidak dapat Anda periksa ulang dengan mudah. Yang dinyatakan hanya keberadaan entri yang disebut namanya, dan nama-nama itu dapat Anda cari sendiri pada halaman tersebut.
Masuk tahun pertama dengan ijazah SMA Indonesia
XJTLU menerbitkan daftar kualifikasi per negara, dan daftar itu diberi judul untuk penerimaan 2026. Entri Indonesia berbunyi: SMA Indonesia dengan rata-rata 70 sampai 80 persen pada mata pelajaran relevan di rapor tiga tahun dan pada ujian akhir sekolah, ditambah Ijazah resmi.
Perhatikan susunannya, karena ia sesuai dengan dokumen yang memang Anda pegang. Yang diminta adalah rapor tiga tahun dan ujian akhir sekolah untuk capaian akademiknya, lalu Ijazah sebagai dokumen kelulusan. Ini juga berarti mata pelajaran relevan, bukan seluruh mata pelajaran, yang menjadi acuan pada entri negara tersebut.
Di halaman yang berbeda, XJTLU menyatakan aturan umum untuk masuk tahun pertama: pelamar biasanya diharapkan memiliki capaian tinggi di sekolah menengah dengan rata-rata minimal B pada seluruh mata pelajaran maupun pada mata pelajaran yang relevan. Frasa biasanya diharapkan adalah milik kampusnya, bukan pelunakan yang ditambahkan di sini, dan kalimat itu tidak berbunyi wajib.
Dua rumusan itu berbeda dan artikel ini tidak menyatukannya. Satu memakai huruf mutu B pada seluruh mata pelajaran, satu memakai rentang persentase pada mata pelajaran relevan, dan mengubah yang satu menjadi setara dengan yang lain akan menjadi tafsir, bukan pernyataan kampusnya. Daftar per negara adalah rumusan yang paling spesifik untuk pelamar Indonesia, dan itulah yang sebaiknya Anda pakai sebagai acuan, sambil membawa keduanya ketika bertanya kepada admisi.
Untuk bahasa Inggris, syaratnya berlaku bagi pelamar internasional yang bukan penutur asli bahasa Inggris atau yang belum pernah menempuh studi dalam bahasa Inggris. Bagi kelompok itu, masuk tahun pertama menuntut IELTS 5,0 dengan minimal 4,5 pada seluruh bagian, atau TOEFL 62 iBT.
Syarat mata pelajaran ditentukan oleh program, bukan oleh kampus secara menyeluruh. XJTLU menyatakan program di bidang teknik, ilmu komputer, matematika terapan, desain industri, dan mekatronika menuntut Matematika sekaligus Fisika, sedangkan program akuntansi, ekonomi, keuangan, matematika, kimia, biologi, ilmu lingkungan, dan farmasi menuntut Matematika. Daftar itu disebut kampusnya sebagai contoh, jadi program yang Anda tuju tetap perlu diperiksa satu per satu.
Jalur masuk tahun kedua, dan pilihan yang muncul di tahun itu
Ada pintu kedua yang mengubah durasi. XJTLU menyatakan pelamar yang telah menyelesaikan A-level atau International Baccalaureate atau yang setara akan dipertimbangkan untuk masuk tahun kedua. Ambangnya A-level BBB, atau IB 30 poin, atau ijazah sekolah menengah dengan IPK 3,0 dari 4,0 ditambah tiga ujian AP bernilai 4, 4, 4, atau SAT I 1280 atau ACT 27 ditambah dua ujian AP bernilai 4, 4.
Syarat bahasanya pun naik pada pintu itu: IELTS 6,5 dengan minimal 5,5 pada seluruh bagian, atau TOEFL 90 iBT dengan minimal 21 pada tiap keterampilan. Jadi jalur yang memangkas satu tahun juga menuntut bahasa Inggris yang lebih tinggi pada saat mendaftar, dan kedua hal itu perlu dihitung bersamaan ketika keluarga membandingkan biaya total.
Pilihan berikutnya muncul setelah Anda masuk. XJTLU menyatakan mahasiswa yang diterima dapat menempuh dua tahun terakhirnya di XJTLU dengan rute 4+0, atau di University of Liverpool dengan rute 2+2, dan pilihan itu diambil ketika mahasiswa mencapai tahun kedua. Kampusnya menambahkan bahwa tidak semua program sarjana memiliki rute 2+2.
Syarat untuk melangkah ke tahun ketiga sama pada kedua rute: mahasiswa harus lulus seluruh modul pada tahun pertama dan tahun kedua. Bagi perencanaan keluarga, itu berarti keputusan tentang dua tahun terakhir, termasuk kemungkinan pindah ke Inggris dengan biaya hidup yang berbeda, belum tertutup pada saat pendaftaran dan bergantung pada hasil studi dua tahun pertama.
Yang perlu diperiksa sebelum memilih
Empat pemeriksaan, seluruhnya dapat dikerjakan dari Indonesia pada halaman resmi.
Pertama, cari nama institusinya pada daftar Kementerian Pendidikan China dan lihat apakah ia tercantum sebagai lembaga kerja sama atau sebagai program kerja sama. Keduanya sah, tetapi yang Anda beli berbeda: satu universitas berdiri sendiri, satu lagi program atau sekolah di dalam universitas Tiongkok.
Kedua, tanyakan bahasa pengantarnya pada tingkat program, bukan pada tingkat kampus, dan tanyakan secara spesifik mata kuliah mana yang berada di luar pengajaran berbahasa Inggris.
Ketiga, buka daftar kualifikasi per negara pada kampus yang Anda tuju dan periksa tahun penerimaan yang tercetak di judulnya. Entri Indonesia yang dikutip artikel ini berada di bawah judul penerimaan 2026, dan angkanya perlu Anda konfirmasi ulang untuk tahun masuk yang benar-benar Anda rencanakan.
Keempat, tanyakan lebih dahulu kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bila rencana Anda di Indonesia bergantung pada pengakuan gelar, misalnya untuk melanjutkan studi atau melamar posisi yang mensyaratkan jenjang tertentu.
Konsultasi studi ke luar negeri di Vista Education Corp tidak dipungut biaya. Bawa nama program yang Anda incar, dan keempat pemeriksaan di atas dapat ditelusuri bersama pada halaman resmi masing-masing.
Sumber resmi
Fakta yang dapat berubah ditinjau pada 15 September 2026. Selalu periksa kembali ketentuan terbaru sebelum mengajukan aplikasi.
- About XJTLU · Xi'an Jiaotong-Liverpool University
- Entry requirements: International, China's Hong Kong, Macao and Taiwan · Xi'an Jiaotong-Liverpool University
- National/Region Qualifications (2026 entry) · Xi'an Jiaotong-Liverpool University
- Undergraduate admissions: frequently asked questions · Xi'an Jiaotong-Liverpool University
- Daftar lembaga dan program kerja sama penyelenggaraan pendidikan Tiongkok-asing jenjang sarjana · Kementerian Pendidikan Republik Rakyat Tiongkok, Pusat Layanan Pertukaran Pelajar
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah kuliah di universitas patungan China berbahasa Inggris sepenuhnya?
Tidak persis demikian, dan kampusnya sendiri yang menyebut pengecualiannya. XJTLU menyatakan menawarkan sekitar 100 program gelar dan seluruhnya diajarkan dalam bahasa Inggris kecuali mata kuliah umum dan dasar. Karena itu pertanyaan yang berguna bukan apakah kampusnya berbahasa Inggris, melainkan mata kuliah mana yang termasuk umum dan dasar pada program yang Anda tuju.
Gelar apa yang diterima lulusan XJTLU?
XJTLU menyatakan mahasiswa sarjananya memperoleh dua gelar, yaitu gelar XJTLU dari Kementerian Pendidikan China dan gelar dari University of Liverpool. Mahasiswa pascasarjana menerima gelar University of Liverpool yang diakui Kementerian Pendidikan. XJTLU juga menyatakan seluruh programnya diakreditasi dan dimoderasi oleh University of Liverpool.
Apa syarat masuk tahun pertama dengan ijazah SMA Indonesia?
Pada daftar kualifikasi per negara untuk penerimaan 2026, XJTLU mencantumkan Indonesia dengan syarat SMA Indonesia yang memiliki rata-rata 70 sampai 80 persen pada mata pelajaran relevan di rapor tiga tahun dan pada ujian akhir sekolah, ditambah Ijazah resmi. Untuk bahasa Inggris, pelamar yang bukan penutur asli atau yang belum pernah menempuh studi dalam bahasa Inggris memerlukan IELTS 5,0 dengan minimal 4,5 pada seluruh bagian, atau TOEFL 62 iBT.
Apakah semua universitas kerja sama Tiongkok-asing mengajar dalam bahasa Inggris?
Tidak. Pada daftar Kementerian Pendidikan China terdapat lembaga yang mitra asingnya bukan penutur bahasa Inggris, misalnya sekolah teknik Paris Curie di Beijing University of Chemical Technology dan lembaga kerja sama Tiongkok-Jerman di Zhejiang University of Science and Technology. Bahasa pengantar karena itu perlu diperiksa per institusi dan per program.
Apakah universitas patungan selalu berupa kampus yang berdiri sendiri?
Tidak. Sebagian entri pada daftar resmi adalah sekolah di dalam universitas Tiongkok, dan namanya menunjukkan hal itu, misalnya Beijing-Dublin International College di Beijing University of Technology dan Queen Mary School di Beijing University of Posts and Telecommunications. XJTLU sendiri menyebut dirinya universitas kerja sama Tiongkok-asing yang independen, yang merupakan bentuk berbeda.
Bisakah masuk langsung ke tahun kedua, dan apa konsekuensinya?
Bisa, dengan kualifikasi tertentu. XJTLU menyatakan pelamar yang telah menyelesaikan A-level atau International Baccalaureate atau yang setara akan dipertimbangkan untuk masuk tahun kedua, dengan A-level BBB, IB 30 poin, atau ijazah sekolah menengah dengan IPK 3,0 dari 4,0 ditambah kombinasi AP, SAT, atau ACT yang ditentukan. Syarat bahasa Inggrisnya lebih tinggi, yaitu IELTS 6,5 dengan minimal 5,5 pada seluruh bagian atau TOEFL 90 iBT dengan minimal 21 pada tiap keterampilan.
Tentang penulis
Tim Editorial Vista Education
Artikel ditulis dan ditinjau oleh tim institusional Vista berdasarkan sumber resmi pemerintah, universitas, dan badan pengujian. Informasi yang dapat berubah diberi tanggal review dan tautan sumber.
Lihat standar editorialArtikel ini bagian dari panduan lengkap kuliah di China.
Baca panduan China