Lompat ke konten utama

Negara tujuan

Kuliah di Inggris

Kuliah S1 di Inggris ditempuh dalam 3 tahun dengan tuition fee sekitar Rp 300–650 juta per tahun, ditambah biaya hidup sekitar Rp 330 juta per tahun di luar London atau Rp 430 juta di London. Prosesnya: tentukan shortlist universitas, daftar melalui UCAS atau jalur langsung, penuhi syarat IELTS (umumnya 6.0–7.0), terima CAS dari kampus, lalu ajukan Student visa dengan biaya sekitar Rp 13 juta plus Immigration Health Surcharge sekitar Rp 18 juta per tahun. Setelah lulus, skema Graduate Route memberikan izin kerja 2 tahun bagi yang mengajukan sebelum 31 Desember 2026, dan 18 bulan untuk aplikasi mulai Januari 2027.

Chat via WhatsApp
Durasi S1
3 tahun
4 tahun di Skotlandia
Durasi S2 (Master)
1 tahun
Mayoritas program taught master
Tuition fee S1
Rp 300–650 juta/tahun
Estimasi 2026, tergantung jurusan dan kampus
Post-study work
Graduate Route 2 tahun
18 bulan untuk aplikasi mulai 1 Januari 2027
Intake utama
September
Sebagian program membuka intake Januari
Syarat bahasa
IELTS 6.0–7.0
Minimum UKVI 5.5 per komponen

Mengapa siswa Indonesia memilih Inggris?

01

Gelar S1 selesai dalam 3 tahun, sudah Honours

Berbeda dari Amerika Serikat atau Australia yang umumnya 4 tahun, program sarjana di Inggris dirancang 3 tahun (4 tahun di Skotlandia), dan sudah menghasilkan gelar dengan predikat Honours (Hons). Gelar Honours menandakan pencapaian akademik lebih tinggi: mahasiswa menyelesaikan 360 kredit selama studi, dibanding 300 kredit untuk gelar sarjana biasa (ordinary bachelor's degree). Satu tahun lebih singkat berarti Anda menghemat satu siklus tuition fee dan biaya hidup, atau setara Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar untuk banyak keluarga. Sebagian program juga menawarkan placement year (sandwich course), satu tahun kerja di industri yang menambah pengalaman sebelum lulus.

02

Russell Group: 24 universitas riset terkemuka

Russell Group menghimpun 24 universitas riset Inggris, termasuk University of Sheffield, The University of Edinburgh, dan King's College London. Reputasi akademiknya diakui pemberi kerja di Indonesia maupun global, dan banyak di antaranya menempati 100 besar QS World University Rankings.

03

Graduate Route untuk pengalaman kerja setelah lulus

Lulusan S1 dan S2 dapat tinggal dan bekerja di Inggris tanpa sponsor melalui Graduate Route selama 2 tahun (3 tahun bagi lulusan PhD). Untuk aplikasi yang diajukan mulai 1 Januari 2027, durasinya menjadi 18 bulan, sehingga perencanaan intake September 2026 layak didiskusikan sejak sekarang.

04

S2 hanya 1 tahun

Mayoritas program taught master di Inggris berdurasi 12 bulan, dibandingkan 1,5–2 tahun di banyak negara lain. Total investasi S2, termasuk biaya hidup, umumnya berada di kisaran Rp 600 juta–Rp 1,1 miliar untuk satu tahun penuh.

Tren jumlah pelajar Indonesia di Inggris

Berapa biaya kuliah di Inggris?

KomponenEstimasi
Tuition fee S1 (per tahun)Jurusan lab, kedokteran, dan kampus top bisa lebih tinggiRp 300–650 juta
Tuition fee S2 taught master (1 tahun)MBA dan program klinis di atas kisaran iniRp 350–700 juta
Biaya hidup di London (per tahun)Standar UKVI £1.529 per bulan± Rp 430 juta
Biaya hidup di luar London (per tahun)Standar UKVI £1.171 per bulan± Rp 330 juta
Student visa (aplikasi)£558 per tarif 8 April 2026± Rp 13 juta
Immigration Health Surcharge (per tahun)£776 per tahun masa studi± Rp 18 juta
IELTS UKVI (sekali tes)Tersedia di Jakarta, Surabaya, dan kota besar lainRp 3,5–4 juta

Estimasi biaya Vista (2026). Angka bervariasi per universitas dan kota, tim Vista menghitung proyeksi spesifik untuk profil Anda saat konsultasi.

Kapan harus mulai mempersiapkan?

  1. H−18 bln

    Riset dan shortlisting universitas

    Petakan 5–8 universitas berdasarkan jurusan, peringkat, dan anggaran, termasuk opsi Russell Group dan kampus dengan tuition fee lebih terjangkau di luar London. Tahap ini paling menentukan total biaya 3 tahun ke depan.

  2. H−15 bln

    Persiapan IELTS

    Targetkan skor 6.0–7.0 sesuai syarat universitas tujuan; minimum UKVI adalah 5.5 per komponen. Sisakan waktu untuk satu kali tes ulang bila skor pertama belum mencapai target.

  3. H−12 bln

    Pengajuan aplikasi

    Aplikasi S1 melalui UCAS (deadline utama pertengahan Januari untuk intake September); sebagian besar S2 mendaftar langsung ke universitas. Siapkan personal statement, transkrip, dan surat rekomendasi.

  4. H−9 bln

    Menerima offer dan menentukan pilihan

    Bandingkan conditional dan unconditional offer yang masuk, lalu tetapkan firm choice. Penuhi syarat yang tersisa, misalnya skor IELTS atau nilai rapor/ijazah akhir.

  5. H−6 bln

    Deposit, CAS, dan persiapan dana

    Bayar deposit agar universitas menerbitkan CAS (Confirmation of Acceptance for Studies). Dana bukti keuangan, sekitar Rp 250–330 juta plus tuition fee tahun pertama, harus mengendap 28 hari berturut-turut di rekening.

  6. H−3 bln

    Pengajuan Student visa

    Ajukan Student visa secara online, paling cepat 6 bulan sebelum kuliah dimulai: bayar biaya aplikasi £558 dan IHS £776 per tahun, jalani perekaman biometrik, serta tes tuberkulosis di klinik yang disetujui Home Office.

  7. H−1 bln

    Pre-departure

    Konfirmasi akomodasi, beli tiket ke kota tujuan, dan ikuti pre-departure briefing. Siapkan dokumen yang dibawa: paspor dengan vignette visa, CAS statement, dan bukti keuangan.

Universitas terkemuka di Inggris

  • University of Sheffield

    Russell Group di Yorkshire; kuat di teknik, arsitektur, dan ilmu sosial dengan biaya hidup lebih rendah daripada London.

  • The University of Edinburgh

    Universitas riset Skotlandia, konsisten di 40 besar dunia QS; jalur S1 4 tahun dengan fleksibilitas pindah jurusan.

  • University of York

    Russell Group dengan kampus terpadu; kuat di sains, ekonomi, dan ilmu komputer.

  • King's College London

    Russell Group di jantung London; unggul di hukum, kedokteran, dan hubungan internasional.

  • Queen's University Belfast

    Russell Group di Irlandia Utara; biaya hidup lebih terjangkau daripada kota besar Inggris lainnya.

  • Nottingham Trent University

    Dikenal untuk employability dan pengajaran terapan; populer untuk bisnis, desain, dan sains.

  • Coventry University

    Dikenal untuk employability dan tuition fee yang lebih terjangkau; populer untuk teknik otomotif dan bisnis.

  • University of Hertfordshire

    Kampus modern dekat London; kuat di teknik aerospace, bisnis, dan komputer dengan biaya hidup lebih rendah.

  • Oxford Brookes University

    Salah satu universitas modern terbaik Inggris; dikenal di arsitektur, bisnis (kemitraan ACCA), dan hospitality.

Sebagian universitas terkemuka di Inggris; Vista adalah partner dari beberapa di antaranya. Daftar lengkap dibahas saat shortlisting.

Apa saja syarat Student visa Inggris?

Student visa (sebelumnya dikenal sebagai Tier 4) adalah izin tinggal pelajar untuk program penuh waktu di Inggris. Syarat utamanya adalah CAS (Confirmation of Acceptance for Studies) dari universitas berlisensi sponsor; aplikasi dapat diajukan paling cepat 6 bulan sebelum perkuliahan dimulai. Biaya aplikasi sebesar £558 (sekitar Rp 13 juta, tarif per 8 April 2026), ditambah Immigration Health Surcharge £776 atau sekitar Rp 18 juta untuk setiap tahun masa studi.

Bukti keuangan mengikuti standar UKVI: £1.529 per bulan untuk studi di London atau £1.171 per bulan di luar London, dihitung maksimal 9 bulan, sehingga totalnya sekitar £13.700 (± Rp 330 juta) untuk London atau £10.500 (± Rp 250 juta) di luar London, ditambah tuition fee tahun pertama yang belum terbayar. Dana tersebut wajib mengendap minimal 28 hari berturut-turut di rekening sebelum aplikasi diajukan.

Dokumen pendukung lain meliputi paspor, hasil tes bahasa yang diakui, dan sertifikat bebas tuberkulosis: pelamar dari Indonesia wajib menjalani tes TB di klinik yang disetujui Home Office, antara lain di Jakarta. Kesalahan kecil pada bukti dana atau format dokumen adalah penyebab penolakan yang paling sering kami temui, sehingga pemeriksaan berlapis sebelum submit menjadi standar kerja Vista Education.

Berapa skor IELTS untuk kuliah di Inggris?

Standar minimum UKVI untuk Student visa jenjang sarjana ke atas adalah CEFR B2, setara IELTS 5.5 di keempat komponen. Namun universitas hampir selalu menetapkan syarat lebih tinggi: umumnya 6.0–6.5 untuk S1 dan 6.5–7.0 untuk S2, dengan kampus Russell Group seperti The University of Edinburgh atau University of Sheffield berada di rentang atas tersebut.

Untuk program degree di universitas berstatus penyedia pendidikan tinggi, kampus berwenang menilai kemampuan bahasa sendiri sehingga IELTS Academic reguler umumnya diterima. IELTS UKVI, dengan biaya sekitar Rp 3,5–4 juta di Indonesia, diwajibkan untuk program di bawah jenjang degree seperti foundation dan pathway, sehingga memilih jenis tes yang tepat sejak awal menghindarkan Anda dari biaya tes ulang.

Bagaimana aturan kerja setelah lulus (Graduate Route)?

Graduate Route memberi lulusan S1 dan S2 izin tinggal dan bekerja di Inggris selama 2 tahun tanpa perlu sponsor perusahaan, dan 3 tahun bagi lulusan PhD. Berdasarkan kebijakan pemerintah Inggris tahun 2025, durasi untuk non-PhD dipangkas menjadi 18 bulan bagi aplikasi yang diajukan mulai 1 Januari 2027; aplikasi yang masuk hingga 31 Desember 2026 tetap mendapat 2 tahun penuh.

Selama masa kuliah, pemegang Student visa jenjang degree diizinkan bekerja part-time hingga 20 jam per minggu pada masa perkuliahan dan penuh waktu saat libur resmi. Pengalaman kerja ini, ditambah periode Graduate Route, menjadi pertimbangan penting banyak keluarga ketika membandingkan Inggris dengan destinasi lain, dan layak dipetakan sejak tahap shortlisting.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa total biaya kuliah S1 di Inggris?

Tuition fee S1 untuk mahasiswa internasional berkisar Rp 300–650 juta per tahun (estimasi 2026), ditambah biaya hidup sekitar Rp 330 juta per tahun di luar London atau Rp 430 juta di London. Karena program S1 hanya 3 tahun, total investasi umumnya berada di rentang Rp 1,9–3,3 miliar untuk satu gelar penuh.

Berapa lama kuliah S1 dan S2 di Inggris?

Program S1 di Inggris, Wales, dan Irlandia Utara berdurasi 3 tahun, sedangkan di Skotlandia 4 tahun. Program S2 taught master umumnya selesai dalam 12 bulan, satu tahun lebih cepat daripada format 2 tahun yang lazim di banyak negara lain.

Apakah lulusan bisa bekerja di Inggris setelah kuliah?

Bisa, melalui Graduate Route: 2 tahun untuk lulusan S1/S2 dan 3 tahun untuk PhD, tanpa perlu sponsor perusahaan. Untuk aplikasi yang diajukan mulai 1 Januari 2027, durasi non-PhD menjadi 18 bulan, sehingga intake September 2026 adalah pertimbangan waktu yang relevan.

Berapa skor IELTS yang dibutuhkan untuk kuliah di Inggris?

Minimum UKVI untuk Student visa jenjang degree adalah 5.5 di setiap komponen, tetapi universitas umumnya mensyaratkan 6.0–6.5 untuk S1 dan 6.5–7.0 untuk S2. Kampus Russell Group seperti The University of Edinburgh biasanya berada di rentang 6.5–7.0.

Bolehkah mahasiswa bekerja part-time selama kuliah di Inggris?

Pemegang Student visa jenjang degree boleh bekerja hingga 20 jam per minggu selama masa perkuliahan dan penuh waktu saat libur resmi. Upah minimum nasional Inggris untuk usia 21 tahun ke atas berada di kisaran £12–13 per jam (sekitar Rp 250–270 ribu) per April 2026, yang membantu menutup sebagian biaya hidup.

Kapan sebaiknya mulai mempersiapkan kuliah di Inggris?

Idealnya 18 bulan sebelum intake September: riset universitas dan persiapan IELTS dimulai lebih dulu, aplikasi UCAS untuk S1 memiliki deadline utama pertengahan Januari, dan Student visa baru dapat diajukan paling cepat 6 bulan sebelum kuliah. Bukti dana juga harus mengendap 28 hari sebelum aplikasi visa, sehingga perencanaan keuangan perlu dimulai jauh lebih awal.

Jadwalkan sesi konsultasi completely complimentary di salah satu dari 11 kantor cabang Vista Education untuk menyusun shortlist universitas Inggris dan rencana anggaran yang sesuai profil Anda.

Konsultasi pertama completely complimentary, di cabang terdekat atau dari rumah Anda. Tanpa kewajiban apa pun.

Chat via WhatsApp