Ringkas
Status STEM sebuah program Business Analytics di Amerika Serikat tidak ditentukan oleh nama programnya, melainkan oleh bidang studi yang dipakai kampus menurut taksonomi CIP Departemen Pendidikan Amerika Serikat dan oleh keberadaan bidang itu pada STEM Designated Degree Program List DHS. DHS menuntut bidang yang saat ini tercantum pada daftar, dan untuk jalur gelar terdahulu menyatakan penilaian dilakukan pada saat permohonan disampaikan kepada USCIS. Gelar yang dihitung juga harus berasal dari sekolah bersertifikat SEVP, yaitu sekolah yang menerbitkan Form I-20 dan menerima mahasiswa asing setelah mereka masuk ke Amerika Serikat, sehingga gelar S1 dari kampus di Indonesia tidak memenuhi syarat itu. Kriteria STEM OPT sendiri tidak diubah oleh aturan masa tinggal baru yang berlaku 15 September 2026, tetapi kerangka waktu di sekelilingnya berubah, termasuk masa tenggang yang kini 30 hari.
Poin penting
- Yang dinilai DHS adalah bidang studi program menurut taksonomi CIP dan keberadaannya pada STEM Designated Degree Program List, bukan nama program.
- DHS dapat menetapkan sebuah gelar sebagai bidang STEM meskipun kode CIP-nya di luar empat seri dua digit inti, dan dapat menetapkannya pada tingkat dua, empat, atau enam digit.
- Untuk jalur gelar terdahulu, DHS menyatakan daftar dinilai pada saat permohonan disampaikan, bukan pada saat gelar diterima; syarat sekolah bersertifikat SEVP dan terakreditasi juga dinilai pada saat pengajuan.
- Gelar STEM yang memenuhi syarat harus berasal dari sekolah bersertifikat SEVP, dan karena sertifikasi itu adalah status sekolah yang menerbitkan Form I-20 serta menerima mahasiswa setelah mereka masuk ke Amerika Serikat, gelar S1 dari kampus di Indonesia tidak memenuhi syarat tersebut.
- Sertifikasi SEVP berlaku pada tingkat program: DSO hanya boleh menerbitkan Form I-20 untuk program yang bersertifikat SEVP dan tercantum pada Form I-17 sekolahnya.
- Mulai 15 September 2026 masa penerimaan F berubah menjadi jangka waktu tertentu, masa tenggang menjadi 30 hari dan bukan 60, tenggat pengajuan OPT ikut menjadi 30 hari, dan permohonan OPT serta STEM OPT memerlukan extension of stay; kriteria kelayakan STEM OPT sendiri tidak diubah.
Mengapa nama Business Analytics tidak menentukan status STEM
Business Analytics adalah nama program, bukan status hukum. Yang menentukan apakah gelar Anda dapat membuka perpanjangan STEM OPT adalah bidang studi program tersebut menurut taksonomi Classification of Instructional Programs (CIP) milik Departemen Pendidikan Amerika Serikat, dan apakah bidang itu tercantum pada STEM Designated Degree Program List yang dipelihara Department of Homeland Security (DHS).
Konsekuensinya sangat praktis bagi Anda yang sedang membandingkan tawaran. Dua program dengan nama yang sama persis di dua universitas berbeda dapat berakhir pada status yang berbeda, karena yang dinilai bukan nama program melainkan bidang studi yang dipakai kampus untuk program tersebut. Brosur, laman pemasaran, peringkat, dan nama fakultas tidak menyelesaikan pertanyaan ini.
Karena itu pertanyaan yang perlu Anda ajukan kepada kampus bukan “apakah program ini STEM”, melainkan bidang studi mana yang dipakai kampus untuk program tersebut, dan di mana bidang itu berada pada daftar resmi DHS. Pertanyaan kedua dijawab dengan sebuah bidang studi dan sebuah daftar, dan Anda dapat memeriksa jawabannya sendiri.
Bagaimana DHS menilai sebuah bidang termasuk STEM
DHS menetapkan bahwa bidang STEM adalah bidang di dalam taksonomi CIP pada seri dua digit yang memuat engineering (kode 14), biological sciences (26), mathematics (27), physical sciences (40), atau bidang terkait. Daftar lengkap bidang yang memenuhi definisi regulatif itu dipelihara DHS dengan nama STEM Designated Degree Program List.
Dua ketentuan berikutnya membuat pertanyaan ini tidak dapat dijawab dari nama rumpun ilmu. Pertama, DHS menyatakan dapat menganggap sebuah gelar berada dalam bidang STEM meskipun kode CIP-nya berada di luar empat seri dua digit inti tersebut, dan dapat menetapkan kode CIP yang memenuhi definisi pada tingkat dua, empat, atau enam digit. Kedua, DHS menjelaskan bahwa bidang terkait pada umumnya mencakup bidang yang melibatkan riset, inovasi, atau pengembangan teknologi baru dengan menggunakan engineering, matematika, ilmu komputer, atau ilmu alam.
Artinya sebuah program yang tidak berada pada empat seri inti tetap mungkin tercantum pada daftar, dan keberadaannya tidak dapat disimpulkan dari nama rumpun ilmunya. Yang menyelesaikan pertanyaan hanyalah kode CIP yang sebenarnya dipakai untuk program itu dan isi daftar DHS pada saat pengajuan.
Artikel ini sengaja tidak menyebutkan kode CIP tertentu untuk program Business Analytics mana pun. Kode dipilih oleh masing-masing kampus untuk masing-masing program, dan menyebut satu angka di sini justru akan mengulangi kesalahan yang ingin dihindari, yaitu memutuskan status dari nama.
Kapan status STEM sebuah gelar dinilai
Halaman rujukan DHS untuk designated school official merumuskannya begini: mahasiswa telah menyelesaikan gelar, atau memiliki gelar terdahulu, pada jenjang sarjana atau lebih tinggi, pada bidang yang saat ini tercantum pada STEM Designated Degree Program List DHS. Kata kuncinya adalah saat ini, bukan pada saat Anda mendaftar atau lulus. Halaman kelayakan untuk mahasiswa menuliskannya sebagai bidang STEM yang memenuhi syarat; rumusan halaman DSO yang lebih tegas soal waktu itulah yang diikuti artikel ini.
Untuk jalur gelar terdahulu, DHS menuliskannya secara eksplisit dalam sebuah catatan kaki: gelar STEM yang memenuhi syarat perlu berada pada STEM Designated Degree Program List pada saat mahasiswa menyampaikan permohonan perpanjangan STEM OPT, bukan pada saat mahasiswa menerima gelar tersebut.
Syarat institusinya dinilai pada titik waktu yang sama. Mahasiswa F-1 harus memegang gelar sarjana atau lebih tinggi pada bidang STEM yang memenuhi syarat dari sekolah bersertifikat SEVP yang terakreditasi pada saat ia menyampaikan permohonan kepada USCIS. Halaman ringkasan STEM OPT milik DHS merumuskan syarat yang sama: mahasiswa harus memiliki gelar pada bidang STEM yang memenuhi syarat dari sekolah bersertifikat SEVP yang terakreditasi ketika ia menyampaikan permohonan perpanjangan STEM OPT kepada USCIS.
Dua fakta perlu dibaca bersama-sama. Penilaian dilakukan pada saat pengajuan, dan DHS mengumumkan setiap pembaruan atas daftar tersebut di Federal Register. Daftar yang Anda periksa hari ini karena itu belum tentu daftar yang berlaku ketika Anda benar-benar mengajukan permohonan beberapa tahun kemudian. Ini bukan alasan untuk tidak memeriksa. Ini alasan untuk memeriksa sekarang dan memeriksa lagi menjelang pengajuan.
Sekolah dan program: dua syarat yang terpisah
Seluruh program studi yang diikuti pemegang visa F dan M harus bersertifikat SEVP. Ketentuan itu berlaku pada tingkat program, bukan hanya pada tingkat institusi.
Aturan penerbitan dokumen memperjelasnya. Designated school official (DSO) hanya boleh menerbitkan Form I-20 untuk program yang bersertifikat SEVP dan tercantum pada Form I-17 sekolahnya, dan hanya DSO di sekolah bersertifikat SEVP yang boleh menerbitkan Form I-20. Sebuah kampus yang muncul pada daftar resmi karena itu belum menjawab pertanyaan apakah program tertentu yang Anda incar termasuk di dalamnya.
Akreditasi adalah syarat terpisah lagi. Akreditasi sekolah harus berasal dari lembaga akreditasi yang diakui oleh Departemen Pendidikan Amerika Serikat, dan departemen tersebut menerbitkan daftar lengkap lembaga yang diakuinya. Sertifikasi SEVP dan akreditasi adalah dua status berbeda dari dua lembaga berbeda, dan keduanya diperiksa.
Mengapa gelar S1 dari kampus di Indonesia tidak dapat dipakai
Satu pertanyaan wajar muncul bagi keluarga Indonesia. Apakah gelar sarjana yang sudah dipegang, misalnya S1 teknik atau S1 statistika dari universitas di Indonesia, dapat dipakai sebagai gelar STEM yang memenuhi syarat ketika nanti mengambil master Business Analytics di Amerika Serikat. Jawabannya berpangkal pada satu syarat dalam ketentuan DHS.
DHS tidak menyebut Indonesia. Yang DHS syaratkan adalah gelar STEM itu berasal dari sekolah bersertifikat SEVP. Sertifikasi SEVP adalah status yang memberi sekolah dengan Form I-17 yang disetujui kewenangan menerbitkan Form I-20, dokumen yang dipakai calon mahasiswa asing untuk mengajukan visa masuk ke Amerika Serikat, sekaligus kewenangan menerima mahasiswa asing tersebut setelah mereka masuk ke Amerika Serikat dengan visa pelajar F atau M. Alat pencarian resmi DHS juga menyaring sekolah dan program bersertifikat SEVP menurut negara bagian Amerika Serikat.
Kampus tempat Anda menyelesaikan S1 di Indonesia berada di luar kerangka itu, karena kampus tersebut tidak menerbitkan Form I-20 dan tidak menerima mahasiswa yang masuk ke Amerika Serikat dengan visa F atau M. Gelar tersebut tetap berharga untuk penerimaan program master, tetapi bukan gelar yang dihitung DHS pada tahap perpanjangan STEM OPT.
Jalur gelar terdahulu tidak membuka pintu lain. Ketentuannya juga mensyaratkan gelar STEM terdahulu berasal dari sekolah bersertifikat SEVP yang terakreditasi saat ini, dan gelar itu harus diperoleh dalam waktu sepuluh tahun sebelum tanggal pengajuan kepada USCIS. Yang jalur ini longgarkan adalah hal lain: gelar terbaru mahasiswa tidak harus berbidang STEM.
Bagi pemegang paspor Indonesia, ini mengubah letak keputusan. Status STEM yang relevan bagi Anda adalah status program yang akan Anda ambil di Amerika Serikat, bukan status jurusan yang sudah Anda selesaikan di Indonesia. Pemeriksaan yang menentukan karena itu harus terjadi sebelum Anda menerima tawaran dan membayar deposit.
Syarat yang tidak berhubungan dengan gelar
Gelar yang benar tidak berdiri sendiri. Setiap perpanjangan STEM OPT harus mengikuti satu periode post-completion OPT reguler, dan mahasiswa tidak dapat mengajukan perpanjangan selama masa tenggang setelah periode OPT awal yang biasanya 12 bulan itu berakhir.
Panjang masa tenggang itu berubah, dan perubahannya jatuh tepat pada pembaca artikel ini. Halaman kelayakan DHS masih menuliskan 60 hari dan belum direvisi. Aturan final DHS yang terbit 17 Juli 2026 memuat ketentuan baru 8 CFR 214.2(f)(5)(v), yang memberi mahasiswa F-1 yang telah menyelesaikan studi dan seluruh pelatihan praktik yang diizinkan satu periode tambahan 30 hari, dihitung dari tanggal berakhirnya program, dari batas maksimum masa penerimaan empat tahun, atau dari tanggal berakhirnya izin kerja post-completion OPT atau STEM OPT, mana yang berlaku.
Siapa yang tetap memakai 60 hari ditentukan oleh ketentuan peralihan 8 CFR 214.1(m)(1): mahasiswa berstatus F yang menjaga statusnya dengan benar pada 15 September 2026 dan diterima dengan skema duration of status. Pembaca yang hari ini masih membandingkan tawaran dan belum berangkat tidak termasuk di dalamnya. Angka yang berlaku baginya adalah 30 hari.
Ada satu langkah tambahan yang berasal dari aturan yang sama. Ketentuan peralihan itu menyatakan bahwa mereka yang memerlukan waktu tambahan untuk menyelesaikan program studinya, termasuk permohonan post-completion OPT dan perpanjangan STEM OPT, harus mengajukan extension of stay kepada USCIS untuk memperoleh masa penerimaan sampai tanggal tertentu. Ketentuan baru 8 CFR 214.2(f)(10)(ii)(D) menuliskannya bagi mahasiswa yang direkomendasikan untuk post-completion OPT: ia harus mengajukan izin kerja dan mengajukan extension of stay kepada USCIS atau meminta admission melalui CBP setelah bepergian ke luar negeri, dan tidak boleh menjalani post-completion OPT sebelum izin kerja itu diberikan.
Ada kelonggaran administratif yang dibatasi waktu. Mahasiswa F-1 yang direkomendasikan untuk post-completion OPT dan mengajukan Form I-765 sebelum masa penerimaannya berakhir, pada atau sebelum 18 Maret 2027, tidak perlu mengajukan Form I-539. Hal yang sama berlaku bagi mahasiswa yang direkomendasikan untuk STEM OPT dan mengajukan Form I-765 sebelum Employment Authorization Document OPT-nya berakhir, pada atau sebelum tanggal yang sama. DHS menyatakan dapat memperpanjang kelonggaran itu melampaui 18 Maret 2027 dalam kelipatan enam bulan melalui pengumuman di Federal Register.
Jumlahnya juga dibatasi. DHS memberikan perpanjangan STEM OPT sekali per jenjang gelar, yaitu sarjana, magister, atau doktoral, meskipun mahasiswa memiliki beberapa gelar STEM pada jenjang pendidikan yang sama. Paling banyak dua perpanjangan dapat diperoleh sepanjang karier akademik, dan itu menuntut dua gelar STEM yang memenuhi syarat pada jenjang pendidikan yang berbeda.
Sisi pemberi kerja sama mengikatnya. Pelatihan praktik harus dijalani pada pemberi kerja yang terdaftar dalam program verifikasi kelayakan kerja E-Verify milik USCIS. Pemberi kerja harus dapat menjamin mahasiswa bekerja sekurangnya 20 jam per minggu serta memberikan pelatihan formal dan tujuan pembelajaran, dan Form I-983 harus memuat penjelasan bagaimana kesempatan pelatihan itu berhubungan langsung dengan gelar STEM mahasiswa yang memenuhi syarat.
Ada satu ketentuan lagi. Mahasiswa F-1 tidak memenuhi syarat kecuali ia menjadi pegawai sungguhan dari pemberi kerja yang menandatangani Form I-983, karena mahasiswa tidak boleh memberikan atestasi pemberi kerja atas namanya sendiri. Usaha rintisan tetap dimungkinkan sepanjang seluruh syarat regulatif terpenuhi.
Aturan masa tinggal baru yang berlaku 15 September 2026
Perubahan di atas berasal dari satu aturan, dan aturan itu mengubah lebih dari satu angka. Pada 17 Juli 2026 Department of Homeland Security menerbitkan aturan final di Federal Register yang mengubah masa penerimaan pada klasifikasi nonimigran F, J, dan I dari duration of status menjadi penerimaan sampai tanggal tertentu.
Bagi mahasiswa F-1, ketentuan barunya menyatakan mahasiswa diterima untuk jangka waktu tertentu, yaitu waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan program studi sebagaimana tercantum pada Form I-20, tidak melebihi empat tahun, ditambah masa sampai 30 hari sebelum tanggal lapor atau tanggal mulai program, dan 30 hari sesudahnya. Dua periode 30 hari itu tidak dihitung ke dalam batas maksimum masa tinggal.
Dua tenggat pengajuan OPT ikut berubah dari 60 hari menjadi 30 hari. Instruksi perubahan pada aturan itu mengganti angka 60 dengan angka 30 pada 8 CFR 214.2(f)(11)(i)(B)(2) dan pada 8 CFR 214.2(f)(11)(i)(D). DHS menjelaskan akibatnya dengan kalimat biasa pada bagian preambul: mahasiswa perlu mengajukan Form I-765 untuk post-completion OPT dalam 30 hari setelah tanggal berakhirnya program, dan tidak dapat meminta tanggal mulai kerja OPT lebih dari 30 hari setelah tanggal berakhirnya program.
Yang tidak berubah juga dapat diperiksa. Daftar instruksi perubahan pada aturan itu menyebutkan 8 CFR 214.2(f)(10)(ii)(D) sebagai paragraf yang direvisi, dan tidak menyebutkan 8 CFR 214.2(f)(10)(ii)(C), yaitu paragraf yang memuat kriteria perpanjangan STEM OPT itu sendiri. Syarat jenjang gelar, sertifikasi SEVP, akreditasi, batas sekali per jenjang, batas dua kali, jendela sepuluh tahun untuk gelar terdahulu, E-Verify, minimum 20 jam, dan Form I-983 karena itu tidak diubah oleh aturan ini. Yang berubah adalah kerangka masa tinggal dan tenggat pengajuan di sekelilingnya.
Satu batas perlu Anda ketahui tentang tanggal berlakunya sendiri. DHS menggolongkan aturan ini sebagai major rule yang tunduk pada congressional review, dan menyatakan bahwa apabila tanggal berlakunya berubah, DHS akan menerbitkan dokumen di Federal Register untuk menetapkan tanggal berlaku yang sebenarnya atau untuk mengakhiri aturan tersebut. Tanggal 15 September 2026 adalah tanggal berlaku sebagaimana diterbitkan, bukan kepastian yang tidak dapat berubah.
Artikel ini membaca naskah aturan itu di Federal Register, bukan ringkasannya, dan mengambil ketentuan yang menyentuh keputusan pembaca: panjang masa penerimaan, panjang masa tenggang, tenggat pengajuan OPT, kewajiban extension of stay, dan kelonggaran sampai 18 Maret 2027. Aturan itu jauh lebih panjang dan memuat banyak hal lain, termasuk ketentuan bagi pemegang status J dan I, yang tidak dibahas di sini.
Empat pemeriksaan sebelum Anda membayar deposit
Pertama, tanyakan kepada kampus bidang studi apa yang dipakai untuk program tersebut, lalu minta kampus menunjukkan letak bidang itu pada STEM Designated Degree Program List DHS. Jawaban berupa kalimat pemasaran belum cukup; yang Anda perlukan adalah bidang studi yang dapat dicocokkan dengan daftar.
Kedua, periksa sekolah dan programnya melalui School Search Map milik Study in the States. Alat resmi itu dipakai untuk menemukan sekolah dan program bersertifikat SEVP yang berhak menerima mahasiswa F-1 dan M-1 di Amerika Serikat, dengan pencarian berdasarkan nama sekolah, lokasi, jenis pendidikan, atau jenis visa, dan menyediakan unduhan Certified School List.
Ketiga, pastikan akreditasi sekolah berasal dari lembaga akreditasi yang diakui Departemen Pendidikan Amerika Serikat. Departemen tersebut menerbitkan daftar lengkap lembaga yang diakuinya, sehingga jawaban kampus dapat dicocokkan dan bukan hanya dipercaya.
Keempat, ajukan pertanyaan yang sama kepada designated school official di kampus tersebut. DHS menerbitkan halaman rujukan kelayakan STEM OPT yang ditujukan khusus kepada DSO di sekolah bersertifikat SEVP, sehingga pertanyaan ini berada di dalam wilayah kerja mereka.
Simpan jawaban tertulis atas keempat pemeriksaan itu. Karena penilaian dilakukan pada saat pengajuan kepada USCIS, catatan tersebut menjadi titik awal ketika Anda memeriksa ulang menjelang permohonan, bukan dokumen yang selesai setelah dibaca sekali. Periksa ulang bersamaan dengan tanggal berlaku aturan masa tinggal di bagian sebelumnya, karena keduanya bergerak pada kalender yang berbeda.
Apa yang tidak dijanjikan oleh status STEM
Status STEM sebuah program menentukan satu hal saja, yaitu apakah gelar tersebut dapat menjadi dasar permohonan perpanjangan STEM OPT. Ia tidak menentukan apakah permohonan itu berhasil, dan ia tidak bekerja tanpa pemberi kerja.
Ketentuan DHS sendiri memperlihatkan mengapa. Perpanjangan menuntut pemberi kerja yang terdaftar E-Verify, yang menjamin sekurangnya 20 jam kerja per minggu, dan yang bersedia menandatangani Form I-983 sebagai pemberi kerja sungguhan. Selama ketiga hal itu belum ada, status STEM belum menghasilkan apa pun. Menyusun rencana studi seolah-olah status STEM adalah jaminan kerja berarti mengabaikan syarat yang bergantung pada pihak ketiga.
Aturannya juga bukan benda mati. DHS mengumumkan setiap pembaruan atas STEM Designated Degree Program List di Federal Register, dan penilaian dilakukan pada saat permohonan disampaikan. Status hari ini karena itu adalah informasi terbaik yang tersedia, bukan kepastian yang berlaku selamanya.
Konsultasi studi ke luar negeri di Vista Education Corp tidak dipungut biaya. Jika Anda sedang membandingkan beberapa tawaran Business Analytics di Amerika Serikat, bawa nama kampus dan nama program persisnya, dan pemeriksaan di atas dapat dikerjakan bersama sebelum keputusan finansial diambil.
Sumber resmi
Fakta yang dapat berubah ditinjau pada 4 September 2026. Selalu periksa kembali ketentuan terbaru sebelum mengajukan aplikasi.
- Eligible CIP Codes for the STEM OPT Extension · U.S. Department of Homeland Security, Study in the States
- Students: Determining STEM OPT Extension Eligibility · U.S. Department of Homeland Security, Study in the States
- DSOs: Recommending Students for the STEM OPT Extension · U.S. Department of Homeland Security, Study in the States
- What to Know About SEVP Certification · U.S. Department of Homeland Security, Study in the States
- DSOs and the Form I-20 · U.S. Department of Homeland Security, Study in the States
- Programs of Study · U.S. Department of Homeland Security, Study in the States
- STEM OPT Extension Overview · U.S. Department of Homeland Security, Study in the States
- Establishing a Fixed Time Period of Admission and an Extension of Stay Procedure for Nonimmigrant Academic Students, Exchange Visitors, and Representatives of Foreign Information Media · Federal Register, U.S. Department of Homeland Security
- School Search · U.S. Department of Homeland Security, Study in the States
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah semua program Business Analytics di Amerika Serikat berstatus STEM?
Tidak dapat disimpulkan dari namanya. Yang dinilai DHS adalah bidang studi program tersebut menurut taksonomi CIP dan apakah bidang itu tercantum pada STEM Designated Degree Program List. Dua program dengan nama sama di dua kampus berbeda dapat memakai bidang studi yang berbeda, sehingga statusnya perlu diperiksa satu per satu, bukan disimpulkan dari nama program.
Apakah gelar S1 saya dari universitas di Indonesia bisa dipakai untuk STEM OPT?
Tidak. DHS mensyaratkan gelar STEM yang memenuhi syarat berasal dari sekolah bersertifikat SEVP yang terakreditasi. Sertifikasi SEVP adalah status yang memberi sekolah kewenangan menerbitkan Form I-20 untuk pengajuan visa masuk ke Amerika Serikat dan menerima mahasiswa asing setelah mereka masuk dengan visa F atau M. Jalur gelar terdahulu pun tetap mensyaratkan sekolah bersertifikat SEVP, sehingga gelar dari kampus di Indonesia berada di luar ketentuan tersebut.
Kapan status STEM program saya dinilai, saat lulus atau saat mengajukan?
Ketentuan yang DHS tuliskan secara eksplisit menyangkut jalur gelar terdahulu: gelar STEM yang memenuhi syarat perlu berada pada daftar pada saat mahasiswa menyampaikan permohonan perpanjangan STEM OPT, bukan pada saat gelar itu diterima. Untuk semua pemohon, halaman rujukan DHS bagi DSO menyebut bidang yang saat ini tercantum pada daftar, dan syarat sekolah bersertifikat SEVP serta terakreditasi dinilai pada saat permohonan disampaikan kepada USCIS.
Berapa kali saya dapat memperoleh perpanjangan STEM OPT?
DHS memberikan perpanjangan sekali per jenjang gelar, yaitu sarjana, magister, atau doktoral, meskipun Anda memiliki beberapa gelar STEM pada jenjang yang sama. Paling banyak dua perpanjangan dapat diperoleh sepanjang karier akademik, dan itu menuntut dua gelar STEM yang memenuhi syarat pada jenjang pendidikan yang berbeda. Setiap perpanjangan juga harus mengikuti satu periode post-completion OPT reguler.
Apakah saya bisa mengajukan perpanjangan setelah OPT 12 bulan saya berakhir?
Tidak selama masa tenggang, dan panjang masa tenggang itu berubah. Halaman kelayakan DHS menyebut 60 hari dan belum direvisi. Aturan final DHS yang berlaku 15 September 2026 menetapkan periode tambahan 30 hari, dihitung antara lain dari tanggal berakhirnya izin kerja post-completion OPT atau STEM OPT. Angka 60 hari hanya bertahan bagi mahasiswa berstatus F yang sudah menjaga statusnya dengan benar pada 15 September 2026 dan diterima dengan skema duration of status. Bila Anda baru akan berangkat, rencanakan dengan 30 hari.
Apakah status STEM menjamin saya mendapat pekerjaan di Amerika Serikat?
Tidak. Status STEM hanya menentukan apakah gelar Anda dapat menjadi dasar permohonan perpanjangan. Perpanjangannya sendiri menuntut pemberi kerja yang terdaftar dalam program E-Verify, yang dapat menjamin sekurangnya 20 jam kerja per minggu, dan yang menandatangani Form I-983 sebagai pemberi kerja sungguhan. Mahasiswa tidak boleh memberikan atestasi pemberi kerja atas namanya sendiri.
Tentang penulis
Tim Editorial Vista Education
Artikel ditulis dan ditinjau oleh tim institusional Vista berdasarkan sumber resmi pemerintah, universitas, dan badan pengujian. Informasi yang dapat berubah diberi tanggal review dan tautan sumber.
Lihat standar editorialArtikel ini bagian dari panduan lengkap kuliah di Amerika Serikat.
Baca panduan Amerika Serikat