Lompat ke konten utama
Semua artikel
Amerika Serikat15 menit baca

Business Analytics di Amerika Serikat: cara memastikan program Anda benar-benar berstatus STEM

Nama program tidak menentukan status STEM. Yang menentukan adalah bidang studi CIP yang dipakai kampus bersertifikat SEVP dan isi daftar DHS pada saat Anda mengajukan.

Tim Editorial Vista Education · Diterbitkan 4 September 2026 · Ditinjau 13 Oktober 2026

Ruang kelas kosong dengan meja belajar yang diterpa cahaya matahari dari jendela
Foto oleh Oliver Hung di Pexels

Ringkas

Status STEM sebuah program Business Analytics di Amerika Serikat tidak ditentukan oleh nama programnya, melainkan oleh bidang studi yang dipakai kampus menurut taksonomi CIP Departemen Pendidikan Amerika Serikat dan oleh keberadaan bidang itu pada STEM Designated Degree Program List DHS. DHS menuntut bidang yang saat ini tercantum pada daftar, dan untuk jalur gelar terdahulu menyatakan penilaian dilakukan pada saat permohonan disampaikan kepada USCIS. Gelar yang dihitung juga harus berasal dari sekolah bersertifikat SEVP, yaitu sekolah yang menerbitkan Form I-20, sehingga gelar S1 dari kampus di Indonesia tidak memenuhi syarat itu. Aturan masa tinggal yang semula berlaku 15 September 2026 masih ditunda pengadilan, dan sejak 30 September 2026 penundaan itu berada di bawah banding. Terpisah dari itu, DHS menerbitkan usulan biaya OPT pada 8 Oktober 2026 yang belum berlaku.

Poin penting

  • Yang dinilai DHS adalah bidang studi program menurut taksonomi CIP dan keberadaannya pada STEM Designated Degree Program List, bukan nama program.
  • DHS menerbitkan usulan aturan pada 8 Oktober 2026 yang menetapkan biaya OPT sebesar 70.000 dolar untuk OPT awal dan 30.000 dolar untuk OPT berikutnya termasuk perpanjangan STEM OPT, dibebankan kepada sekolah bersertifikat SEVP; usulan itu belum berlaku dan masa komentarnya berakhir 9 November 2026.
  • Untuk jalur gelar terdahulu, DHS menyatakan daftar dinilai pada saat permohonan disampaikan, bukan pada saat gelar diterima; syarat sekolah bersertifikat SEVP dan terakreditasi juga dinilai pada saat pengajuan.
  • Gelar STEM yang memenuhi syarat harus berasal dari sekolah bersertifikat SEVP, dan karena sertifikasi itu adalah status sekolah yang menerbitkan Form I-20 serta menerima mahasiswa setelah mereka masuk ke Amerika Serikat, gelar S1 dari kampus di Indonesia tidak memenuhi syarat tersebut.
  • Sertifikasi SEVP berlaku pada tingkat program: DSO hanya boleh menerbitkan Form I-20 untuk program yang bersertifikat SEVP dan tercantum pada Form I-17 sekolahnya.
  • Aturan yang akan mengubah masa penerimaan F menjadi jangka waktu tertentu masih tidak berlaku karena tanggal berlakunya ditunda pengadilan pada 14 September 2026, sehingga duration of status dan masa tenggang 60 hari tetap berlaku; pemerintah mengajukan banding pada 30 September 2026 dengan nomor perkara 26-2112.

Mengapa nama Business Analytics tidak menentukan status STEM

Business Analytics adalah nama program, bukan status hukum. Yang menentukan apakah gelar Anda dapat membuka perpanjangan STEM OPT adalah bidang studi program tersebut menurut taksonomi Classification of Instructional Programs (CIP) milik Departemen Pendidikan Amerika Serikat, dan apakah bidang itu tercantum pada STEM Designated Degree Program List yang dipelihara Department of Homeland Security (DHS).

Konsekuensinya sangat praktis bagi Anda yang sedang membandingkan tawaran. Dua program dengan nama yang sama persis di dua universitas berbeda dapat berakhir pada status yang berbeda, karena yang dinilai bukan nama program melainkan bidang studi yang dipakai kampus untuk program tersebut. Brosur, laman pemasaran, peringkat, dan nama fakultas tidak menyelesaikan pertanyaan ini.

Karena itu pertanyaan yang perlu Anda ajukan kepada kampus bukan “apakah program ini STEM”, melainkan bidang studi mana yang dipakai kampus untuk program tersebut, dan di mana bidang itu berada pada daftar resmi DHS. Pertanyaan kedua dijawab dengan sebuah bidang studi dan sebuah daftar, dan Anda dapat memeriksa jawabannya sendiri.

Bagaimana DHS menilai sebuah bidang termasuk STEM

DHS menetapkan bahwa bidang STEM adalah bidang di dalam taksonomi CIP pada seri dua digit yang memuat engineering (kode 14), biological sciences (26), mathematics (27), physical sciences (40), atau bidang terkait. Daftar lengkap bidang yang memenuhi definisi regulatif itu dipelihara DHS dengan nama STEM Designated Degree Program List.

Dua ketentuan berikutnya membuat pertanyaan ini tidak dapat dijawab dari nama rumpun ilmu. Pertama, DHS menyatakan dapat menganggap sebuah gelar berada dalam bidang STEM meskipun kode CIP-nya berada di luar empat seri dua digit inti tersebut, dan dapat menetapkan kode CIP yang memenuhi definisi pada tingkat dua, empat, atau enam digit. Kedua, DHS menjelaskan bahwa bidang terkait pada umumnya mencakup bidang yang melibatkan riset, inovasi, atau pengembangan teknologi baru dengan menggunakan engineering, matematika, ilmu komputer, atau ilmu alam.

Artinya sebuah program yang tidak berada pada empat seri inti tetap mungkin tercantum pada daftar, dan keberadaannya tidak dapat disimpulkan dari nama rumpun ilmunya. Yang menyelesaikan pertanyaan hanyalah kode CIP yang sebenarnya dipakai untuk program itu dan isi daftar DHS pada saat pengajuan.

Artikel ini sengaja tidak menyebutkan kode CIP tertentu untuk program Business Analytics mana pun. Kode dipilih oleh masing-masing kampus untuk masing-masing program, dan menyebut satu angka di sini justru akan mengulangi kesalahan yang ingin dihindari, yaitu memutuskan status dari nama.

Kapan status STEM sebuah gelar dinilai

Halaman rujukan DHS untuk designated school official merumuskannya begini: mahasiswa telah menyelesaikan gelar, atau memiliki gelar terdahulu, pada jenjang sarjana atau lebih tinggi, pada bidang yang saat ini tercantum pada STEM Designated Degree Program List DHS. Kata kuncinya adalah saat ini, bukan pada saat Anda mendaftar atau lulus. Halaman kelayakan untuk mahasiswa menuliskannya sebagai bidang STEM yang memenuhi syarat; rumusan halaman DSO yang lebih tegas soal waktu itulah yang diikuti artikel ini.

Untuk jalur gelar terdahulu, DHS menuliskannya secara eksplisit dalam sebuah catatan kaki: gelar STEM yang memenuhi syarat perlu berada pada STEM Designated Degree Program List pada saat mahasiswa menyampaikan permohonan perpanjangan STEM OPT, bukan pada saat mahasiswa menerima gelar tersebut.

Syarat institusinya dinilai pada titik waktu yang sama. Mahasiswa F-1 harus memegang gelar sarjana atau lebih tinggi pada bidang STEM yang memenuhi syarat dari sekolah bersertifikat SEVP yang terakreditasi pada saat ia menyampaikan permohonan kepada USCIS. Halaman ringkasan STEM OPT milik DHS merumuskan syarat yang sama: mahasiswa harus memiliki gelar pada bidang STEM yang memenuhi syarat dari sekolah bersertifikat SEVP yang terakreditasi ketika ia menyampaikan permohonan perpanjangan STEM OPT kepada USCIS.

Dua fakta perlu dibaca bersama-sama. Penilaian dilakukan pada saat pengajuan, dan DHS mengumumkan setiap pembaruan atas daftar tersebut di Federal Register. Daftar yang Anda periksa hari ini karena itu belum tentu daftar yang berlaku ketika Anda benar-benar mengajukan permohonan beberapa tahun kemudian. Ini bukan alasan untuk tidak memeriksa. Ini alasan untuk memeriksa sekarang dan memeriksa lagi menjelang pengajuan.

Sekolah dan program: dua syarat yang terpisah

Seluruh program studi yang diikuti pemegang visa F dan M harus bersertifikat SEVP. Ketentuan itu berlaku pada tingkat program, bukan hanya pada tingkat institusi.

Aturan penerbitan dokumen memperjelasnya. Designated school official (DSO) hanya boleh menerbitkan Form I-20 untuk program yang bersertifikat SEVP dan tercantum pada Form I-17 sekolahnya, dan hanya DSO di sekolah bersertifikat SEVP yang boleh menerbitkan Form I-20. Sebuah kampus yang muncul pada daftar resmi karena itu belum menjawab pertanyaan apakah program tertentu yang Anda incar termasuk di dalamnya.

Akreditasi adalah syarat terpisah lagi. Akreditasi sekolah harus berasal dari lembaga akreditasi yang diakui oleh Departemen Pendidikan Amerika Serikat, dan departemen tersebut menerbitkan daftar lengkap lembaga yang diakuinya. Sertifikasi SEVP dan akreditasi adalah dua status berbeda dari dua lembaga berbeda, dan keduanya diperiksa.

Mengapa gelar S1 dari kampus di Indonesia tidak dapat dipakai

Satu pertanyaan wajar muncul bagi keluarga Indonesia. Apakah gelar sarjana yang sudah dipegang, misalnya S1 teknik atau S1 statistika dari universitas di Indonesia, dapat dipakai sebagai gelar STEM yang memenuhi syarat ketika nanti mengambil master Business Analytics di Amerika Serikat. Jawabannya berpangkal pada satu syarat dalam ketentuan DHS.

DHS tidak menyebut Indonesia. Yang DHS syaratkan adalah gelar STEM itu berasal dari sekolah bersertifikat SEVP. Sertifikasi SEVP adalah status yang memberi sekolah dengan Form I-17 yang disetujui kewenangan menerbitkan Form I-20, dokumen yang dipakai calon mahasiswa asing untuk mengajukan visa masuk ke Amerika Serikat, sekaligus kewenangan menerima mahasiswa asing tersebut setelah mereka masuk ke Amerika Serikat dengan visa pelajar F atau M. Alat pencarian resmi DHS juga menyaring sekolah dan program bersertifikat SEVP menurut negara bagian Amerika Serikat.

Kampus tempat Anda menyelesaikan S1 di Indonesia berada di luar kerangka itu, karena kampus tersebut tidak menerbitkan Form I-20 dan tidak menerima mahasiswa yang masuk ke Amerika Serikat dengan visa F atau M. Gelar tersebut tetap berharga untuk penerimaan program master, tetapi bukan gelar yang dihitung DHS pada tahap perpanjangan STEM OPT.

Jalur gelar terdahulu tidak membuka pintu lain. Ketentuannya juga mensyaratkan gelar STEM terdahulu berasal dari sekolah bersertifikat SEVP yang terakreditasi saat ini, dan gelar itu harus diperoleh dalam waktu sepuluh tahun sebelum tanggal pengajuan kepada USCIS. Yang jalur ini longgarkan adalah hal lain: gelar terbaru mahasiswa tidak harus berbidang STEM.

Bagi pemegang paspor Indonesia, ini mengubah letak keputusan. Status STEM yang relevan bagi Anda adalah status program yang akan Anda ambil di Amerika Serikat, bukan status jurusan yang sudah Anda selesaikan di Indonesia. Pemeriksaan yang menentukan karena itu harus terjadi sebelum Anda menerima tawaran dan membayar deposit.

Syarat yang tidak berhubungan dengan gelar

Gelar yang benar tidak berdiri sendiri. Setiap perpanjangan STEM OPT harus mengikuti satu periode post-completion OPT reguler, dan mahasiswa tidak dapat mengajukan perpanjangan selama masa tenggang setelah periode OPT awal yang biasanya 12 bulan itu berakhir.

Masa tenggang itu sempat dijadwalkan berubah, dan tidak jadi. Aturan final DHS yang terbit 17 Juli 2026 memuat ketentuan baru yang akan memperpendeknya menjadi 30 hari, dengan tanggal berlaku 15 September 2026. Satu hari sebelum tanggal itu, pengadilan federal menunda tanggal berlakunya secara nasional. Yang berlaku bagi Anda hari ini karena itu tetap 60 hari, sebagaimana tertulis pada halaman kelayakan DHS.

Tenggat pengajuannya juga tetap seperti semula, dan dua angka di dalamnya mudah tertukar. Menurut DHS, permohonan post-completion OPT dapat diajukan paling awal 90 hari sebelum Anda menyelesaikan gelar dan paling lambat 60 hari setelah Anda menyelesaikannya. Di samping itu berjalan tenggat yang berbeda: permohonan harus diajukan dalam 30 hari setelah DSO memasukkan rekomendasi OPT ke SEVIS. Tiga puluh hari itu dihitung dari rekomendasi DSO, bukan dari kelulusan Anda.

Jumlahnya juga dibatasi. DHS memberikan perpanjangan STEM OPT sekali per jenjang gelar, yaitu sarjana, magister, atau doktoral, meskipun mahasiswa memiliki beberapa gelar STEM pada jenjang pendidikan yang sama. Paling banyak dua perpanjangan dapat diperoleh sepanjang karier akademik, dan itu menuntut dua gelar STEM yang memenuhi syarat pada jenjang pendidikan yang berbeda.

Sisi pemberi kerja sama mengikatnya. Pelatihan praktik harus dijalani pada pemberi kerja yang terdaftar dalam program verifikasi kelayakan kerja E-Verify milik USCIS. Pemberi kerja harus dapat menjamin mahasiswa bekerja sekurangnya 20 jam per minggu serta memberikan pelatihan formal dan tujuan pembelajaran, dan Form I-983 harus memuat penjelasan bagaimana kesempatan pelatihan itu berhubungan langsung dengan gelar STEM mahasiswa yang memenuhi syarat.

Ada satu ketentuan lagi. Mahasiswa F-1 tidak memenuhi syarat kecuali ia menjadi pegawai sungguhan dari pemberi kerja yang menandatangani Form I-983, karena mahasiswa tidak boleh memberikan atestasi pemberi kerja atas namanya sendiri. Usaha rintisan tetap dimungkinkan sepanjang seluruh syarat regulatif terpenuhi.

Aturan masa tinggal yang tanggal berlakunya ditunda pengadilan

Satu aturan perlu dinyatakan statusnya dengan tepat, karena isinya beredar lebih dahulu daripada nasibnya. Pada 17 Juli 2026 Department of Homeland Security menerbitkan aturan final di Federal Register yang mengubah masa penerimaan pada klasifikasi nonimigran F, J, dan I dari duration of status menjadi penerimaan sampai tanggal tertentu, dengan tanggal berlaku 15 September 2026.

Aturan itu tidak berlaku. Pada 14 September 2026, satu hari sebelum tanggal tersebut, U.S. District Court for the District of Massachusetts menunda tanggal berlakunya secara nasional berdasarkan Administrative Procedure Act 5 U.S.C. 705, dalam perkara Presidents Alliance on Higher Education and Immigration v. Department of Homeland Security. USCIS menyatakan pada halaman Form I-765 bahwa DHS dikenai preliminary injunction untuk tidak mengambil tindakan lebih jauh dalam menerapkan aturan itu, dan bahwa selama penundaan berlaku USCIS menjalankan ketentuan regulasi sebelumnya.

Akibatnya bagi pembaca yang sedang menimbang tawaran sekarang: kerangka duration of status tetap berlaku, masa tenggang tetap 60 hari, dan tenggat pengajuan post-completion OPT tetap paling lambat 60 hari setelah Anda menyelesaikan gelar. Tidak ada batas empat tahun maupun kewajiban extension of stay yang mengikat siapa pun hari ini.

Ada satu akibat praktis yang menyentuh formulir yang Anda kirim. Menurut pemberitahuan USCIS yang dibaca kembali pada 13 Oktober 2026, USCIS masih menerima Form I-765 edisi 21 Agustus 2025 dan tidak menerima edisi 15 September 2026. Mengirimkan edisi yang salah berarti pengajuan ditolak.

Yang tidak berubah juga dapat diperiksa, dan sekarang dengan dua alasan sekaligus. Daftar instruksi perubahan pada aturan itu menyebutkan 8 CFR 214.2(f)(10)(ii)(D) sebagai paragraf yang direvisi, dan tidak menyebutkan 8 CFR 214.2(f)(10)(ii)(C), yaitu paragraf yang memuat kriteria perpanjangan STEM OPT itu sendiri. Syarat jenjang gelar, sertifikasi SEVP, akreditasi, batas sekali per jenjang, batas dua kali, jendela sepuluh tahun untuk gelar terdahulu, E-Verify, minimum 20 jam, dan Form I-983 karena itu tidak akan diubah aturan ini bahkan seandainya ia berlaku, dan hari ini ia tidak berlaku.

Perkaranya masih berjalan, dan sejak akhir September bergerak ke tingkat berikutnya. Perintah pengadilan menunda tanggal berlakunya dan bukan mencabut aturannya, dan permohonan pembatalan aturan ditolak tanpa prasangka. Pada 30 September 2026 pemerintah mengajukan notice of appeal, dengan nomor perkara banding 26-2112. Status conference digelar pada 2 Oktober 2026, para pihak memberi pembaruan kepada pengadilan, dan usulan jadwal serta jalan ke depan harus diserahkan paling lambat 9 Oktober 2026. Artinya penundaan masih berlaku hari ini, tetapi berada di bawah banding, sehingga status aturan ini perlu diperiksa ulang tepat sebelum Anda mengirimkan berkas.

Usulan biaya OPT yang terbit 8 Oktober 2026

Satu usulan baru terbit setelah artikel ini pertama kali ditulis, dan ia menyentuh langsung perpanjangan STEM OPT. Pada 8 Oktober 2026 DHS menerbitkan Notice of Proposed Rulemaking di Federal Register, dokumen 2026-20660, dengan DHS Docket No. ICEB-2026-0100 dan RIN 1653-AB01. Usulan itu menetapkan biaya baru untuk Optional Practical Training sebesar 70.000 dolar Amerika Serikat untuk OPT awal dan 30.000 dolar Amerika Serikat untuk OPT berikutnya bagi setiap mahasiswa nonimigran F-1.

Dua hal perlu dinyatakan sebelum angka itu dibaca lebih jauh. Pertama, ini aturan yang diusulkan dan belum berlaku. Komentar publik atas usulan itu harus diterima paling lambat 9 November 2026, dan komentar atas information collection menurut Paperwork Reduction Act paling lambat 7 Desember 2026. DHS menyatakan akan meninjau seluruh komentar yang disampaikan dengan benar dan dapat merevisi aturannya berdasarkan masukan publik.

Kedua, dan ini yang mudah salah dibaca: naskah resminya membebankan biaya itu kepada sekolah, bukan kepada mahasiswa secara langsung. Federal Register menyatakan biaya 70.000 dolar berlaku bagi sekolah bersertifikat SEVP yang merekomendasikan mahasiswa F-1 untuk menempuh OPT pertama kalinya, dan merupakan biaya sekali bayar yang harus dibayar institusi bersertifikat SEVP untuk setiap mahasiswa sebelum rekomendasi awal seorang DSO. Tetapi dokumen itu tidak berhenti di situ, dan bagian berikutnya menyangkut dompet Anda. DHS menyatakan sekolah dapat meredam dampak anggarannya dengan melimpahkan kewajiban biaya itu kepada mahasiswa F-1, kepada seluruh mahasiswa, atau kepada pemberi kerja. DHS bahkan menyatakan bila biaya itu dilimpahkan kepada mahasiswa F-1 atau pemberi kerja, hal itu akan semakin menekan penyalahgunaan OPT dengan menaikkan biaya partisipasi. Jadi pertanyaan siapa yang akhirnya membayar bukan pertanyaan yang didiamkan dokumen; ia dibahas, dan jawabannya membuka kemungkinan bahwa mahasiswa yang menanggung.

Biaya kedua sebesar 30.000 dolar berlaku bagi sekolah yang membuat rekomendasi OPT berikutnya bagi mahasiswa yang sebelumnya telah menempuh OPT dan telah membayar biaya awal. Naskahnya menyebutkan bahwa biaya berikutnya itu berlaku untuk jenis OPT apa pun setelah OPT awal selesai, termasuk perpanjangan STEM OPT. Di situlah usulan ini bertemu pokok artikel: kalau ia menjadi aturan final dalam bentuk ini, status STEM sebuah program tetap menentukan kelayakan, tetapi biaya rekomendasinya menjadi pertimbangan baru bagi kampus.

Satu kalimat lain pada halaman yang sama menyentuh keputusan Anda secara langsung. DHS menyatakan DSO tidak diwajibkan merekomendasikan mahasiswa F-1 untuk OPT, dan dapat memilih untuk tidak membayar biaya itu bagi mahasiswa tertentu yang dinilainya bukan kandidat kuat untuk OPT atau yang partisipasinya dapat merugikan integritas program. Artinya, bila usulan ini menjadi final dalam bentuk ini, rekomendasi OPT berpindah dari langkah administratif menjadi keputusan yang memakai anggaran sekolah.

Untuk pembaca yang sedang membandingkan tawaran, yang berguna hari ini bukan menghitung angka itu ke dalam anggaran, melainkan menanyakannya kepada kampus: bagaimana kampus berencana menanggapi usulan ini bila menjadi final. Jawaban kampus hari ini adalah perkiraan, dan perkiraan itu pun memberi tahu sesuatu.

Empat pemeriksaan sebelum Anda membayar deposit

Pertama, tanyakan kepada kampus bidang studi apa yang dipakai untuk program tersebut, lalu minta kampus menunjukkan letak bidang itu pada STEM Designated Degree Program List DHS. Jawaban berupa kalimat pemasaran belum cukup; yang Anda perlukan adalah bidang studi yang dapat dicocokkan dengan daftar.

Kedua, periksa sekolah dan programnya melalui School Search Map milik Study in the States. Alat resmi itu dipakai untuk menemukan sekolah dan program bersertifikat SEVP yang berhak menerima mahasiswa F-1 dan M-1 di Amerika Serikat, dengan pencarian berdasarkan nama sekolah, lokasi, jenis pendidikan, atau jenis visa, dan menyediakan unduhan Certified School List.

Ketiga, pastikan akreditasi sekolah berasal dari lembaga akreditasi yang diakui Departemen Pendidikan Amerika Serikat. Departemen tersebut menerbitkan daftar lengkap lembaga yang diakuinya, sehingga jawaban kampus dapat dicocokkan dan bukan hanya dipercaya.

Keempat, ajukan pertanyaan yang sama kepada designated school official di kampus tersebut. DHS menerbitkan halaman rujukan kelayakan STEM OPT yang ditujukan khusus kepada DSO di sekolah bersertifikat SEVP, sehingga pertanyaan ini berada di dalam wilayah kerja mereka.

Simpan jawaban tertulis atas keempat pemeriksaan itu. Karena penilaian dilakukan pada saat pengajuan kepada USCIS, catatan tersebut menjadi titik awal ketika Anda memeriksa ulang menjelang permohonan, bukan dokumen yang selesai setelah dibaca sekali. Periksa ulang bersamaan dengan tanggal berlaku aturan masa tinggal di bagian sebelumnya, karena keduanya bergerak pada kalender yang berbeda.

Apa yang tidak dijanjikan oleh status STEM

Status STEM sebuah program menentukan satu hal saja, yaitu apakah gelar tersebut dapat menjadi dasar permohonan perpanjangan STEM OPT. Ia tidak menentukan apakah permohonan itu berhasil, dan ia tidak bekerja tanpa pemberi kerja.

Ketentuan DHS sendiri memperlihatkan mengapa. Perpanjangan menuntut pemberi kerja yang terdaftar E-Verify, yang menjamin sekurangnya 20 jam kerja per minggu, dan yang bersedia menandatangani Form I-983 sebagai pemberi kerja sungguhan. Selama ketiga hal itu belum ada, status STEM belum menghasilkan apa pun. Menyusun rencana studi seolah-olah status STEM adalah jaminan kerja berarti mengabaikan syarat yang bergantung pada pihak ketiga.

Aturannya juga bukan benda mati. DHS mengumumkan setiap pembaruan atas STEM Designated Degree Program List di Federal Register, dan penilaian dilakukan pada saat permohonan disampaikan. Status hari ini karena itu adalah informasi terbaik yang tersedia, bukan kepastian yang berlaku selamanya.

Konsultasi studi ke luar negeri di Vista Education Corp tidak dipungut biaya. Jika Anda sedang membandingkan beberapa tawaran Business Analytics di Amerika Serikat, bawa nama kampus dan nama program persisnya, dan pemeriksaan di atas dapat dikerjakan bersama sebelum keputusan finansial diambil.

Sumber resmi

Fakta yang dapat berubah ditinjau pada 13 Oktober 2026. Selalu periksa kembali ketentuan terbaru sebelum mengajukan aplikasi.

  1. Eligible CIP Codes for the STEM OPT Extension · U.S. Department of Homeland Security, Study in the States
  2. Students: Determining STEM OPT Extension Eligibility · U.S. Department of Homeland Security, Study in the States
  3. DSOs: Recommending Students for the STEM OPT Extension · U.S. Department of Homeland Security, Study in the States
  4. What to Know About SEVP Certification · U.S. Department of Homeland Security, Study in the States
  5. DSOs and the Form I-20 · U.S. Department of Homeland Security, Study in the States
  6. Programs of Study · U.S. Department of Homeland Security, Study in the States
  7. STEM OPT Extension Overview · U.S. Department of Homeland Security, Study in the States
  8. Establishing a Fixed Time Period of Admission and an Extension of Stay Procedure for Nonimmigrant Academic Students, Exchange Visitors, and Representatives of Foreign Information Media · Federal Register, U.S. Department of Homeland Security
  9. School Search · U.S. Department of Homeland Security, Study in the States
  10. Docket, Presidents' Alliance on Higher Education and Immigration v. U.S. Department of Homeland Security, No. 1:26-cv-13799 (D. Mass.) · U.S. District Court for the District of Massachusetts, arsip RECAP di CourtListener
  11. I-765, Application for Employment Authorization · U.S. Citizenship and Immigration Services
  12. Applying for Practical Training · U.S. Department of Homeland Security, Study in the States
  13. Optional Practical Training Fees (proposed rule, 2026-20660) · Federal Register
  14. DHS Publishes Proposed Rule Establishing Fees for Optional Practical Training · Study in the States, U.S. Department of Homeland Security

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah semua program Business Analytics di Amerika Serikat berstatus STEM?

Tidak dapat disimpulkan dari namanya. Yang dinilai DHS adalah bidang studi program tersebut menurut taksonomi CIP dan apakah bidang itu tercantum pada STEM Designated Degree Program List. Dua program dengan nama sama di dua kampus berbeda dapat memakai bidang studi yang berbeda, sehingga statusnya perlu diperiksa satu per satu, bukan disimpulkan dari nama program.

Apakah gelar S1 saya dari universitas di Indonesia bisa dipakai untuk STEM OPT?

Tidak. DHS mensyaratkan gelar STEM yang memenuhi syarat berasal dari sekolah bersertifikat SEVP yang terakreditasi. Sertifikasi SEVP adalah status yang memberi sekolah kewenangan menerbitkan Form I-20 untuk pengajuan visa masuk ke Amerika Serikat dan menerima mahasiswa asing setelah mereka masuk dengan visa F atau M. Jalur gelar terdahulu pun tetap mensyaratkan sekolah bersertifikat SEVP, sehingga gelar dari kampus di Indonesia berada di luar ketentuan tersebut.

Kapan status STEM program saya dinilai, saat lulus atau saat mengajukan?

Ketentuan yang DHS tuliskan secara eksplisit menyangkut jalur gelar terdahulu: gelar STEM yang memenuhi syarat perlu berada pada daftar pada saat mahasiswa menyampaikan permohonan perpanjangan STEM OPT, bukan pada saat gelar itu diterima. Untuk semua pemohon, halaman rujukan DHS bagi DSO menyebut bidang yang saat ini tercantum pada daftar, dan syarat sekolah bersertifikat SEVP serta terakreditasi dinilai pada saat permohonan disampaikan kepada USCIS.

Berapa kali saya dapat memperoleh perpanjangan STEM OPT?

DHS memberikan perpanjangan sekali per jenjang gelar, yaitu sarjana, magister, atau doktoral, meskipun Anda memiliki beberapa gelar STEM pada jenjang yang sama. Paling banyak dua perpanjangan dapat diperoleh sepanjang karier akademik, dan itu menuntut dua gelar STEM yang memenuhi syarat pada jenjang pendidikan yang berbeda. Setiap perpanjangan juga harus mengikuti satu periode post-completion OPT reguler.

Apakah saya bisa mengajukan perpanjangan setelah OPT 12 bulan saya berakhir?

Tidak selama masa tenggang. DHS menyatakan mahasiswa tidak dapat mengajukan perpanjangan STEM OPT selama masa tenggang yang mengikuti periode post-completion OPT awal, dan syaratnya adalah Anda sedang menjalani periode awal OPT pada saat mengajukan. Panjang masa tenggang itu sempat dijadwalkan berubah menjadi 30 hari oleh aturan final DHS, tetapi tanggal berlakunya ditunda pengadilan pada 14 September 2026, sehingga angka yang berlaku tetap 60 hari.

Apakah status STEM menjamin saya mendapat pekerjaan di Amerika Serikat?

Tidak. Status STEM hanya menentukan apakah gelar Anda dapat menjadi dasar permohonan perpanjangan. Perpanjangannya sendiri menuntut pemberi kerja yang terdaftar dalam program E-Verify, yang dapat menjamin sekurangnya 20 jam kerja per minggu, dan yang menandatangani Form I-983 sebagai pemberi kerja sungguhan. Mahasiswa tidak boleh memberikan atestasi pemberi kerja atas namanya sendiri.

Apakah benar ada biaya OPT 70.000 dolar yang harus saya bayar?

Yang terbit adalah usulan, bukan aturan yang berlaku. Pada 8 Oktober 2026 DHS menerbitkan Notice of Proposed Rulemaking di Federal Register, dokumen 2026-20660, yang mengusulkan biaya 70.000 dolar Amerika Serikat untuk OPT awal dan 30.000 dolar untuk OPT berikutnya termasuk perpanjangan STEM OPT. Naskah resminya membebankan biaya itu kepada sekolah bersertifikat SEVP yang merekomendasikan mahasiswa, bukan kepada mahasiswa secara langsung. Namun DHS juga menyatakan sekolah dapat melimpahkan kewajiban itu kepada mahasiswa F-1, kepada seluruh mahasiswa, atau kepada pemberi kerja, sehingga kemungkinan Anda yang menanggung tidak tertutup. Komentar publik atas usulan itu ditutup 9 November 2026 dan DHS menyatakan dapat merevisi aturannya berdasarkan masukan publik.

Tentang penulis

Tim Editorial Vista Education

Artikel ditulis dan ditinjau oleh tim institusional Vista berdasarkan sumber resmi pemerintah, universitas, dan badan pengujian. Informasi yang dapat berubah diberi tanggal review dan tautan sumber.

Lihat standar editorial

Artikel ini bagian dari panduan lengkap kuliah di Amerika Serikat.

Baca panduan Amerika Serikat

Bawa nama kampus dan nama program persisnya, dan pemeriksaan status STEM dapat dikerjakan bersama sebelum Anda membayar deposit.

Tanya lewat WhatsApp